Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2013

Tanjung Tinggi, Pantai Laskar Pelangi


Pantai Tanjung Tinggi adalah salah satu tempat yang cantik di Belitung. Pantai ini juga menjadi tempat untuk syuting lokasi film Laskar Pelangi. Pantainya berpasir putih, memiliki batu-batu yang besar, dan berair jernih. Cantik!

Keindahan pantai-pantai di Belitung memang membuat siapa pun jatuh cinta. Tak heran, banyak wisatawan yang berbondong-bongong untuk melihat sendiri kecantikan pantai-pantai di Belitung. Jika sedang di Belitung, berkunjunglah ke Pantai Tanjung Tinggi. Dijamin, Anda akan jatuh cinta pada pantai ini.

Pantai Tanjung Tinggi berjarak sekitar 30 km dari pusat kota Tanjung Pandan, Belitung. Anda dapat menempuh perjalanan dengan mobil atau menggunakan jasa travel agent, dan menghabiskan waktu sekitar 1 jam. Pantai Tanjung Tinggi berbentuk teluk kecil, serta memiliki panjang kurang lebih 100 m. 

Setibanya di pantai ini, anda akan langsung tergoda untuk berlarian dan bermain di pantai. Pantainya sangat putih dan sangat bersih. Airnya pun berwarna biru kehijauan. Benar-benar sempurna, saat Anda menghabiskan waktu di Pantai Tanjung Tinggi. Anda seolah akan merasa di suatu tempat yang seperti mimpi. 

Jika berjalan ke arah timur di pantai ini, Anda akan menemukan batu-batu granit yang besar. Di sinilah lokasi syuting film Laskar Pelangi. Batu-batunya sangat besar dan gagah, Anda bisa menjelajahi batu-batu tersebut dan merasa seperti bocah-bocah Laskar Pelangi. Tentu, ini akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Selain bermain, Anda juga dapat berfoto dengan batu-batu granit besar itu. Perpaduan pemandangan yang indah antara batu granit, pasir yang putih dan air laut yang hijau kebiruan, akan menjadi pemandangan yang luar biasa indahnya. Tunggulah sampai sunset, cahayanya akan menjadi penutup hari yang manis.












Sabtu, 01 Juni 2013

Busselton Jetty, Dermaga Kayu Terpanjang di Belahan Bumi Selatan

Busselton Jetty, Geographe Bay

Busselton adalah nama sebuah kota kecil di Australia Barat (Western Australia) yang terletak 220 km di sebelah barat daya Perth. Busselton merupakan salah satu daerah tujuan wisata utama di Australia Barat karena terletak di Geographe Bay yang memiliki beberapa spot wisata unik dan berdekatan dengan Margaret River -daerah wisata winnery di Australia Barat-.

Willy in Busselton, October 2012
St. Mary's Anglican Church of Busselton City, WA
Dari beberapa objek wisata yang terletak di Busselton, nama Busselton Jetty menjadi salah satu main attraction. Di Busselton Jetty kita dapat menemukan dermaga kayu (jetty) terpanjang di belahan bumi selatan yang membentang 1,8 km ke arah Geographe Bay yang dangkal dan berwarna biru kehijauan.

Yang unik dari dermaga ini selain rekor panjangnya adalah dengan terdapatnya rel kereta di sepanjang dermaga kayu ini yang saat ini tetap dimanfaatkan sebagai alat transportasi bagi para turis untuk menuju ke ujung dermaga.

Geographe Bay, Western Australia
Kereta yang terdapat di Busselton Jetty
Kereta yang terdapat di Busselton Jetty
Hal unik lainnya adalah terdapatnya Busselton Underwater Observatory (Busselton UWO) dimana kita dapat mempelajari ekosistem dan hewan-hewan yang terdapat di sekitar dermaga lapis demi lapis himgga ke dasar laut.

Bangunan observatory ini terletak hampir di ujung dermaga dan berupa menara yang tertanam 8 meter dibawah permukaan laut dengan 11 jendela observasi yang tersusun mengikuti tangga spiral. Busselton UWO dapat menampung rombongan 40 orang dalam sekali shift tour yang akan dipandu oleh seorang guide yang memberi penjelasan yang sangat informatif.

Dari jendela-jendela tersebut kita bisa menyaksikan hal yang berbeda karena jendela tersebut tersusun spiral dengan tingkat kedalaman laut yang berbeda. Di jendela pertama kita akan melihat bagian bawah dermaga dan struktur bagian bawah dermaga ini beserta burung-burung laut yang membuat sarang di dermaga ini. Kita juga dapat melihat "kayu dermaga asli" dari jetty ini karena sebagian telah lapuk dan diganti dan sebagian telah diselingi dengan beton. Namun mereka tetap menyisakan bagian dermaga yang tersusun dari kayu yang mula-mula.

Di jendela selanjutnya kita bisa menemukan jendela yang terendam sebagian air. Guide kemudian menjelaskan tentang ekosistem pasang-surut yang dapat kita lihat dan pelajari melalui jendela tersebut. Jendela selanjutnya terletak sepenuhnya di bawah permukaan laut dan terus berjajar spiral dimana kita dapat belajar banyak ekosistem di kedalaman laut yang berbeda sampai akhirnya tiba di jendela terakhir yang mempelajari dasar laut.
Hal yang sederhana sebenarnya bagi kita penduduk Indonesia yang kaya akan lautan, namun mereka mengemasnya dengan baik secara edukasi dan turisme.

Terumbu karang di tiang Dermaga Busselton
Terumbu Karang di Tiang Busselton Jetty
Salah satu hal yang mereka banggakan juga adalah terumbu karang yang muncul sepanjang dermaga. Tiang-tiang kayu yang berjajar sepanjang 1,8 km menjadikan penampang area untuk terumbu karang tumbuh menjadi luar biasa luas. Di beberapa jendela observasi kita dapat melihat kayu-kayu dermaga yang mulai ditumbuhi terumbu karang berwarna-warni. Namun memang tidak secantik di daerah tropis karena suhu laut disini memang cenderung lebih dingin. Tapi ini tetap merupakan usaha yang patut diacungi jempol.

Observatory ini dibuka pada 13 Desember 2013 dan tiap tahunnya dikunjungi tak kurang dari 250.000 orang. Kocek yang dibutuhkan untuk mengunjungi Busselton UWO memang cukup mahal yaitu 29.50 AUD (nyaris 300 ribu rupiah) termasuk naik kereta api pulang pergi sepanjang dermaga dan 40 menit guided tour dalam Busselton UWO. Namun jika cuma ingin menikmati jetty dan berjalan-jalan sepanjang jetty atau berenang dan snorkeling hanya dikenakan 2.50 AUD saja.

Karena kapasitas nya yang terbatas (40 orang sekali tur) akan lebih baik jika melakukan reservasi online di web resminya atau datang lebih awal ke tempat ini agar mendapat beberapa pilihan jadwal tur yang sesuai. Jadwal tur juga dapat anda lihat di web resmi mereka






Full of Fish
"Hutan bawah laut"
Busselton Jetty, Western Australia
Seagull in Busselton Jetty, WA
Gerombolan camar laut di Busselton Jetty
Related Articles :

Selasa, 05 Februari 2013

5 Tempat Favorit Menikmati Sunset di Bali

Profiter du coucher du soleil 5 endroits préférés à Bali


Pemandangan matahari terbenam bisa jadi merupakan momen terindah sepanjang hari. Momen istimewa ini sayang untuk dilewatkan saat kita berwisata ke pantai, dimana saat itu pandangan kita menjadi luas dan hanya dibatasi horizon. Bali, sebagai pusat pariwisata di Indonesia memiliki beberapa tempat spesial yang sayang untuk dilewatkan bagi para penikmat sunset. Inilah 5 tempat terindah versiku untuk melewatkan sunset di Bali

Disfrutando de la puesta del sol 5 lugares favoritos en BaliMenikmati senja dari tepi sebuah tebing yang mencuat dari dasar Samudra Hindia memberikan perasaan yang sukar dilukiskan dengan kata-kata. Deburan ombak membiru menghantam tebing, deru angin yang berhembus kencang dan siluet Pura Uluwatu di tepi tebing menjadi tempat paling favorit bagiku untuk menutup hari.

Di Uluwatu juga kita bisa menyaksikan pertunjukan tari kecak saat menjelang sunset. Suara suling dan gamelan Bali yang mengalun samar semakin melengkapi sensasi menikmati senja di Uluwatu.

Uluwatu terletak di ujung selatan Pulau Bali sekitar setengah jam dari Denpasar jika lancar. Selama perjalanan kita bisa menyinggahi beberapa tempat wisata yang satu arah, seperti Pantai Jimbaran, Taman GWK (Garuda Wisnu Kencana), Pantai Dreamland, Pantai Padang-padang dan Blue Point.

Uluwatu juga tempat yang pas untuk menghabiskan senja setelah anda puas bermain water sport di Benoa.




2. Pura Tanah Lot

Aproveitando o sol 5 lugares favoritos em Bali
Pura Batu Bolong

Tak dapat disangkal jika Tanah Lot adalah Pura yang paling sering didokumentasikan oleh para fotografer kala senja. Pura ini juga menjadi salah satu landmark Pulau Bali yang terkenal. Pemandangan Pura di atas Batu Karang dengan latar belakang sunset merupakan salah satu spot yang iconic yang menarik. 

tanah lot sunset point
Spot untuk menikmati sunset di Tanah Lot
Pura Tanah Lot akan nampak seperti batu yang terapung di laut saat air pasang. Dan spot terbaik untuk menikmati sunsetnya adalah dari tebing tempat dimana restoran berjajar. Ambilah jalan yang berlawanan dengan arah menuju Pura Batu Bolong. Jalan ini sedikit menanjak dan melewati beberapa kios perjual souvenir dan Voila! segeralah cari tempat duduk favorit anda begitu anda sudah sampai tempat dimaksud

Sekitar Pura Tanah Lot kita dapat menemukan toko souvenir dengan harga yang lebih murah dibanding kuta, namun telitilah kualitas barangnya karena tidak semuanya dalam kondisi bagus. Kita juga dapat menemukan Pura Batu Bolong dan beberapa pura kecil lainnya di kompleks Pura Tanah Lot.

Dan seperti Pura Uluwatu, di Tanah Lot anda bisa menyaksikan pertunjukan tari kecak saat sunset yang bisa menjadi salah satu opsi bagi anda untuk menghabiskan sunset di Tanah Lot.







バリで夕日を楽しんで好きな場所
Sunset di Kuta, Bali

3. Pantai Kuta

Daerah Kuta merupakan jantung pariwisata di Bali. Hotel, cafe, pusat hiburan dan turis-turis tumpah ruah di kawasan ini. Pantai Kuta juga menjadi salah satu daya tarik kawasan ini. Menjelang sore hari pantai ini akan penuh oleh turis yang ingin berjemur, berenang, belajar berselancar atau sekedar menikmati sunset. Pasirnya  putih memanjang dan ombak yang bersahabat membuat pantai ini ramah dan menarik dikunjungi.

Nikmatilah sunset yang sedikit berbeda dan lebih fun di sini. Sunset di Kuta memang sayang untuk dilewatkan

4. Pantai Jimbaran

Godersi il tramonto 5 posti preferiti a Bali
Pantai Jimbaran
Pantai Jimbaran adalah Pantai yang terletak di sebelah selatan Bandara yang menghadap ke arah Barat. 

Pantai Jimbaran (bersama Pantai Kedonganan) terkenal dengan restoran-restoran pinggir pantainya yang menawarkan makan malam romantis sambil menikmati senja. 

Pantainya yang relatif lebih sepi menjadi nilai tambah tersendiri jika dibandingkan dengan Kuta yang overcrowded  saat sore hari.


5. Pantai Blue Point

Tinatangkilik ang Sunset 5 mga paboritong lugar sa Bali
Blue Point
 Blue Point yang terletak di bagian selatan Pulau Bali menjadi tempat favorit lainnya bagiku untuk menghabiskan waktu saat senja hari. Lautnya yang jernih berwarna aquamarine dan banyaknya tenda-tenda di tebing menjadi pilihan yang pas untuk menghabiskan senja sambil meminum segelas cocktail.

Turunlah menyusur tebing saat matahari masih cukup tinggi. Jika anda gemar berselancar, Blue Point memiliki ombak yang cukup menantang. Namun jika anda hanya ingin sekedar bersantai dan berenang juga tak perlu kuatir. Karang-karang yang memanjang landai sejajar pantai akan memecah ombak yang keras dan anda akan seolah berenang di sebuah lagoon yang jernih dan tenang.

Jika langit sudah memerah, segeralah bergegas naik ke tenda-tenda di atas tebing dan nikmatilah senja yang indah di Pulau Bali sebagai  hadiahnya

Related Articles :
Pura Uluwatu
Pura Tirtha Empul, Tampaksiring
Lakey Beach, Surga para Peselancar

Sabtu, 02 Februari 2013

Pantai Pangandaran

Sunset di Pangandaran

Pangandaran adalah nama pantai di pesisir selatan Jawa Barat. Pantai ini merupakan salah satu pantai terbaik di Pulau Jawa karena keindahannya dan banyaknya objek wisata pendukung di sekitarnya. Pantai ini terletak di Kabupaten Pangandaran yang berjarak sekitar 8 jam dari Jakarta atau 4 jam perjalanan dari Bandung.

peta wisata pangandaran

Kawasan Wisata Pangandaran terletak di sebuah tanjung dengan area cagar alam di bagian ujungnya. Dan karena letaknya yang istimewa itulah kita bisa menyaksikan Sunset dan Sunrise sekaligus di Pangandaran, karena jarak antara Pantai Barat dan Pantai Timur tidak terlalu berjauhan.
Tiket-tiket kawasan wisata Pangandaran
Kawasan Wisata Pangandaran terletak di satu area yang terpusat di satu pintu gerbang. Untuk memasukinya kita akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 12.500 dan bla bla bla sehingga total anda membayar Rp. 20.000. Simpan karcis itu baik-baik, karena kemungkinan anda akan keluar dari area itu untuk ke Green Canyon, Pantai Batu Hiu dan sebagainya yang notabene keluar kawasan wisata Pangandaran. Jika anda tak bisa menunjukan karcis masuk sebelumnya di pos penjagaan, maka anda harus membayar ulang tiap kali anda memasuki Pangandaran.

Di dalam Pangandaran, kita akan menemukan hotel berjajar di sepanjang jalan, dan mulai dapat mengintip pantai barat, pantai timur, cagar alam, pasar ikan dan tempat souvenir. 

Jika anda belum membooking hotel maka biasa ada orang yang akan mengikuti kendaraan anda dengan motor sambil menawarkan kamar murah di rumah penduduk. Waktu itu aku cari aman dengan menolak tawaran tersebut dan mulai menyinggahi satu per satu hotel yang berderet dan memberikan banyak pilihan.

Pantai pasir putih terletak di pesisir barat Pangandaran dan merupakan pusat atraksi dan tempat yang indah untuk melihat sunset, Pantai timur lebih berbatu dan dimanfaatkan untuk aktivitas permainan air seperti jetski, banana boat dan lainnya. Sehingga kita dapat menemukan deretan dermaga dan warung yang menawarkan permainan air di sepanjang pantai timur. Pemandangan di pantai timur biasa saja menurutku. 

Pantai Barat Pangandaran
Di ujung selatan kita akan menemukan pintu masuk ke area cagar alam. Di dalam cagar alam kita bisa juga menemukan pantai. Namun hati-hati dengan barang bawaan anda karena ada monyet juga di pantai cagar alam. di cagar alam juga kita bisa melakukan treking, tapi awas nyasar dan jangan berjalan jauh-jauh dari jalur umum. Karena kawasan ini cukup luas. Karena waktu yang terbatas, aku men skip cagar alam dari itinerary ku selama mengunjungi Pangandaran.

Yang juga tidak boleh dilewatkan adalah pasar ikan. Walaupun kondisinya kurang begitu bersih namun di tempat ini kita dapat menemukan restoran yang menjual seafood segar. Tinggal pilih jenis seafood yang kita mau, timbang dan tentukan mau dimasak apa. Bawal masak tausi menjadi rekomendasi saya kalau anda pesan makanan, Udang masak telur asinnya juga lumayan tuh. Duh mendadak jadi ngiler ngebayangin Bawal masak tausinya. Memakan seafood sambil menikmati angin laut memang terasa pas. Apalagi harga seafoodnya lumayan wajar.

Jika anda sudah puas menikmati Pangandaran, berkelilinglah ke objek wisata sekitar. Cukang Taneuh alias Green Canyon di Cijulang merupakan objek wisata lain yang terkenal dan berjarak sekitar 40 menit ke arah barat dari Pangandaran. 

Jika anda menyusuri jalan raya ke arah Parigi, maka anda akan menemukan berturut-turut Pantai Batu Hiu, kemudian Kota Parigi (ibukota Kabupaten Pangandaran), Green Canyon, dan terakhir Pantai Batu Karas.


Pantai Timur Pangandaran
Pantai Barat Pangandaran
Pantai Batu Hiu
cukang taneuh pangandaran
Cukang Taneuh / Green Canyon, Cijulang, Pangandaran
Pangandaran
Related Articles :

Jumat, 01 Februari 2013

Phuket : Koh Khai

Koh Khai Nok
"Koh" dalam bahasa Thailand berarti "pulau". Koh Khai (Pulau Khai) adalah 3 pulau kecil yang terletak sekitar 15 menit dari pulau Phuket. 3 Pulau yang membentuk Koh Khai adalah Koh Khai Nai, Koh Khai Nui dan Koh Khai Nok. Koh Khai Nok adalah yang terbesar dari 3 gugus pulau tersebut. 2 pulau lainnya sangat kecil dan disinggahi hanya untuk bersnorkeling atau diving.

Koh Khai Nok (Pulau yang paling besar), Khai Nai dan Khai Nui
Ketiga pulau ini ini tidak akan nampak di peta, karena ukurannya yang sangat kecil. Namun pulau ini terletak di jalur transportasi antara Phuket dan Phi Phi Island yang legendaris (terkenal lewat film "The Beach" yang dibintangi Leonardo di Caprio). Pulau ini lazim disinggahi  jika kita mengambil one day tour ke Phi Phi Island pada saat perjalanan pulang kembali menuju dermaga di Phuket. 

Pulau ini terkenal juga sebagai tempat snorkeling terbaik di Pha Nga Bay, Thailand; Namun secara jujur kukatakan banyak spot di Indonesia (contohnya di pulau Komodo) yang jauh lebih indah dan lebih minimal kerusakan terumbu karangnya dibanding Ketiga pulau di Koh Khai. 

Namun di pulau ini anda bisa menyaksikan ikan-ikan dalam jumlah besar berenang dalam air laut yang jernih dan  berwarna akuamarine. Ikan-ikan tersebut akan mendekati jika kita memberinya makanan. Itulah gambaran ideal dari Koh Khai. Gambaran itu sedikit rusak dengan banyaknya kunjungan turis di pulau kecil ini.  Sulit untuk mendapatkan privasi, suasana tenang, dan momen menyenangkan saat bermain bersama ikan karena banyaknya wisatawan yang memenuhi tempat ini. Untunglah jumlah ikan yang berenang di sekitar Koh Khai masih lebih banyak dibanding jumlah wisatawan di pulau ini.

Ikan-ikan yang berenang di laut sekitar Koh Khai yang berwarna akuamarine 
Selain memiliki pasir putih yang bersih, di sisi lain Koh Khai, kita akan menemukan tebing-tebing batu yang bagus untuk tempat berfoto. Di tengah-tengah pulau terdapat pondok yang menjual makanan, buah-buahan, aneka minuman keras dan toko souvenir. Di sisi lain kita bisa menemukan deretan kursi pantai dan payung pantai berjajar rapi berwarna pelangi yang membuat pulau ini tampak meriah.

Aku menghabiskan sekitar 2 jam untuk berkeliling di pulau ini, namun aku melewatkan waktu untuk bersnorkeling karena ombak saat ku berkunjung ke sana sedang kurang bersahabat. Banyak spot foto yang menarik di pulau ini; laut yang berwarna akuamarine, deretan payung pantai yang berwarna pelangi, ikan yang mudah ditemukan disisi pulau yang bertebing, bahkan tingkah laku para wisatawan bisa menjadi sesuatu yang menarik untuk diabadikan dalam sebuah foto.






Related Articles :

Selasa, 08 Januari 2013

FAJAR dan senja



Fajar dan senja adalah saat favorit bagiku untuk mengabadikan keindahan langit melalui semburat warna-warninya. Walau pun warna langit fajar tak sedramatis senja, namun kehadiran fajar sering dikaitkan dengan harapan, semangat, kebangkitan dan hal-hal positif. 

Berbeda dengan senja, untuk mengambil foto-foto fajar seringkali membutuhkan "pengorbanan" untuk bangun lebih pagi. Apalagi tempat favorit untuk ku dalam mengambil foto-foto fajar adalah saat menyaksikan matahari terbit dari puncak gunung. 

Lokasi terbaik yang pernah kukunjungi saat menangkap momen fajar melalui kamera adalah di Bromo. Pemandangan ala lukisan terhampar dihadapan mata. Ditambah lagi mendadak aku kangen matahari secara luar biasa pada saat itu karena suhu di Bromo yang dinginnya minta ampun saat subuh. Fajar pagi hari itu benar-benar merupakan obat manjur untuk mengatasi dingin yang menusuk tulang dan untuk memuaskan rasa penasaranku menyaksikan keindahan Bromo Tengger dan Semeru.

Bersama postingan kali ini saya tampilkan beberapa foto Sunrise yang sempat tertangkap kameraku dari beberapa lokasi.

Fajar di Danau Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur
Menyaksikan fajar dari Dieng dengan pemandangan Gunung Sindoro 
Sang Fajar, Dataran Tinggi Dieng
Fajar di Puncak Penanjakan, Bromo
Sunrise from Mt. Penanjakan, Bromo
Fajar di Angkor Wat, Kamboja
Sunrise in Glory Cruise in Ha Long Bay, Vietnam
Wat Arun, Bangkok. Temple of the Dawn
Related Articles :
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...