Tampilkan postingan dengan label Christianity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Christianity. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Januari 2015

Selamat Datang 2015

 
Jangan melupakan Tuhan dalam Perencanaan

Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." (Yakobus 4:13-15)

Minggu, 01 Desember 2013

Who Am I ?

Fatu Ulan Misty Forest, Timor Island - Indonesia



Who am i?
That The Lord of all the earth,
Would care to know my name,
Would care to feel my hurt.
Who am i?
That The Bright and Morning star,
Would choose to light the way,
For my ever wandering heart.

Who am i?
That The Eyes that see my sin
Would look on me with love
And watch me rise again.
Who am I?
That The Voice that calmed the sea,
Would call out through the rain,
And calm the storm in me.

Not because of who i am,
But because of what You've done.
Not because of what i've done,
But because of who You are.

I am a flower quickly fading,
Here today and gone tomorrow,
A wave tossed in the ocean,
A vapor in the wind.
Still You hear me when i'm calling,
Lord, You catch me when i'm falling,
And You've told me who i am.
I am Yours.

Whom shall i fear?
Cause i am Yours.

Jumat, 16 Agustus 2013

Traveling Light


Song from the 23rd Psalm


Well i was doublin' over the load on my shoulders 
Was a weight I carried with me everyday 
Crossin' miles of frustrations and rivers a ragin' 
Pickin' up stones I found along the way

I staggered and I stumbled down pathways of trouble I was haulin' those souvenirs of misery
And with each step takin' my back was breakin' Till I found the One who took it all from me.

Down by the riverside(Down by the riverside)
I laid my burdens down, now I'm travelin' light 
my spirit lifted high (I found my freedom now) 
i found my freedom now, and i'm travelin' light

Through the darkest alleys and loneliest valleys 
I was draggin' those heavy chains of doubt and fear 
Then with one word spoken the locks were broken now 
He's leading me to places where there are no tears

Chorus.

Traveling Light (Duet With Joel Hanson) Lyrics by Sara Groves

Related Articles :

Kamis, 25 Juli 2013

Maria Bunda Segala Bangsa, Nilo - Maumere


Maumere adalah nama sebuah kota di Pulau Flores, dan merupakan ibukota Kabupaten Sikka, NTT. Kota ini dapat diraih dengan penerbangan dari Denpasar selama 2 jam atau  dari Kupang selama 1 jam. Tiba di Bandara Frans Seda aku cukup terkejut karena kota Maumere ternyata cukup besar dan bisa disejajarkan dengan ibukota kabupaten yang cukup maju di pulau Jawa.

Salah satu objek wisata utama di Maumere adalah Patung Maria Bunda Segala Bangsa yang terletak di bukit Nilo. Mengapa begitu istimewa? Karena Patung Bunda Maria ini berukuran besar, setinggi 28 meter dan berdiri di atas fondasi setinggi 18 meter. Patung dengan berat 6 ton ini berdiri kokoh di atas bukit dan menghadap kota Maumere dan Laut Flores.

Nilo berjarak 16 kilometer dari Maumere. Terletak di Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita. Untuk meraihnya biasanya digunakan sepeda motor (yang bisa disewa di Maumere) atau mobil, tak ada angkutan umum menuju ke objek wisata ini. Alternatif lain adalah menggunakan angkutan umum ke arah Ende lalu berhenti di persimpangan tiga menuju Nilo dan naik ojek yang kadang stand by disitu. Masih cukup dalam jalan yang harus ditempuh dari simpang tiga tersebut dan aku sendiri kurang tau berapa tarifnya jika kita menggunakan ojek. 

Walaupun hanya 16 kilometer, namun medan yang berbukit dan jalan yang tak mulus membuat perjalanan untuk sampai di Bukit Nilo bisa memakan waktu 1 jam lebih. Jika kita berkendara dari Maumere, maka akan ada satu persimpangan tiga di kanan jalan untuk menuju bukit Nilo. Saat perjalanan kita akan disuguhi pemandangan perbukitan dan area perkebunan milik warga lokal. jalan cukup aman untuk dilalui walau kita harus berhati-hati karena sebagian tepi jalan berupa tebing yang cukup terjal.

Jika telah tiba di puncak bukit maka kita akan disambut sebuah gerbang dengan toko souvenir rohani di dalamnya. Anda bisa membeli lilin untuk berdoa di toko ini. tepat di hadapan patung berjajar kursi-kursi kayu untuk beribadah. Taman dan area ini tampak dirawat dengan baik. 

Angin yang berhembus semilir, suasana yang tenang dan khusuk menjadikan Bukit Nilo pas sebagai tempat ibadah dan berdoa. Oiya perlu diketahui bahwa penduduk Maumere mayoritas beragama Katolik. Sehingga terdapat banyak tempat ibadah dan bangunan historis berlatar belakang agama Katolik. Beberapa yang cukup terkenal adalah Gereja Tua di Sikka dan Seminari Tua St. Petrus  Ritapiret yang menjadi tempat Paus Yohanes Paulus II bermalam saat mengunjungi Maumere.

Selain berdoa dan ziarah, banyak juga wisatawan yang datang ke tempat ini untuk melihat kota Maumere yang terhampar di tepi Laut Flores. Bukit ini juga merupakan salah satu tempat terbaik di Maumere untuk menyaksikan matahari terbit. Di tempat lainnya terdapat bukit Golgota namun aku tiba terlalu sore dan memutuskan untuk kembali menyusuri jalan perbukitan sebelum langit menjadi gelap.



(In action) Foto-foto di bukit Nilo
Pemandangan kota Maumere dan Laut Flores dari Bukit Nilo
Patung Maria Bunda Segala Bangsa dilihat dari belakang (dari pintu masuk taman)
Patung Maria Bunda Segala Bangsa, Nilo - Maumere
Related Articles :
Lembah Karmel Lembang
All About Flores : Kampung Bena, Pulau Kanawa, Aerial Pulau Komodo

Jumat, 12 April 2013

Proverbs 3:5-6


“Trust in the Lord with all your heart and lean not on your own understanding; in all your ways acknowledge HIM and He will make your paths straight.”

Senin, 01 April 2013

Indescribable INDONESIA


インドネシア共和国(インドネシアきょうわこく)、通称インドネシアは、東南アジア南部に位置する共和制国家。首都はジャワ島に位置するジャカルタ。 5,110kmと東西に非常に長く、また世界最多の島嶼を抱える国である。赤道をまたがる1万8,110もの大小の島により構成されるが、この島の数は人工衛星の画像から判別したものであり、正確な島の数はインドネシア政府すら把握していない[2]。人口は2億3000万人を超える世界第4位の規模であるが、その大多数はイスラム教徒であり、世界最大のイスラム人口国としても知られる。 島々によって構成されている国家であるため、その広大な領域に対して陸上の国境線で面しているのは、ティモール島の東ティモール、カリマンタン島(ボルネオ島)のマレーシア、ニューギニア島のパプアニューギニアの3国だけである。海を隔てて近接している国は、パラオ、インド(アンダマン・ニコバル諸島)、フィリピン、シンガポール、マレーシア、オーストラリアである。 東南アジア諸国連合(ASEAN)の盟主とされ、アセアン本部もインドネシアの首都ジャカルタにある[3]。そのため、2009年以降、アメリカ、中国など50か国あまりのASEAN大使が、ASEAN本部のあるジャカルタに常駐[4]。日本も、平成23年5月26日、ジャカルタに東南アジア諸国連合(ASEAN)日本政府代表部を開設し、ASEAN大使を常駐させている[5]。




From the highest of heights to the depths of the sea
Creation's revealing Your majesty
From the colors of fall to the fragrance of spring
Every creature unique in the song that it sings
All exclaiming

Indescribable, uncontainable,
You placed the stars in the sky and You know them by name.
You are amazing God
All powerful, untameable, 
Awestruck we fall to our knees as we humbly proclaim 
You are amazing God 

Who has told every lightning bolt where it should go 
Or seen heavenly storehouses laden with snow 
Who imagined the sun and gives source to it's light 
Yet conceals it to bring us the coolness of night 
None can fathom 

Indescribable, uncontainable, 
You placed the stars in the sky and You know them by name 
You are amazing God 
All powerful, untameable, 
Awestruck we fall to our knees as we humbly proclaim 
You are amazing God 

You are amazing God 

Indescribable, uncontainable, 
You placed the stars in the sky and You know them by name. 
You are amazing God 

All powerful, untameable, 
Awestruck we fall to our knees as we humbly proclaim 
You are amazing God 

Indescribable, uncontainable, 
You placed the stars in the sky and You know them by name. 
You are amazing God 

Incomparable, unchangeable 
You see the depths of my heart and You love me the same 
You are amazing God 

You are amazing God

INDESCRIBABLE LYRICS - CHRIS TOMLIN

인도네시아 공화국(인도네시아어: Negara Kesatuan Republik Indonesia 레푸블릭 인도네시아[*])은 동남아시아와 오세아니아에 걸쳐 있는 섬나라이다. 세계에서 가장 많은 18,108개 섬으로 구성되어 있다. 한국 및 중국에서는 한자 가차 인도니서아(印度尼西亞)의 줄임말인 인니(印尼)로도 불린다.  인도네시아는 말레이 제도에 속한다. 인구는 약 2억 4천만으로, 무슬림이 전체 인구의 약 88%를 차지하는 최다 이슬람 국가이며 중화인민공화국, 인도, 미국에 이어 세계에서 네 번째로 인구가 많다.
Fatu'ulan Green Steppe, Timor Tengah Selatan, NTT

A Indonésia, oficialmente República da Indonésia (em indonésio: Republik Indonesia), é um país localizado entre o Sudeste Asiático e a Austrália, sendo composto pelo maior arquipélago do mundo, as Ilhas de Sonda,5 e ainda a metade ocidental da Nova Guiné, compreendendo cerca de 17 508 ilhas.2 6 Por ser um arquipélago, tem fronteiras terrestres com a Malásia, em Bornéu, com Timor-Leste, e com a Papua-Nova Guiné; e marítimas com as Filipinas, Malásia, Singapura, Palau, Austrália e com o estado indiano de Andaman e Nicobar. A localização entre dois continentes, a Ásia e a Oceania, faz da Indonésia uma nação transcontinental. A Indonésia é uma república,7 com poder legislativo e presidente eleitos por sufrágio universal,8 sendo sua capital a cidade de Jacarta. É um dos membros fundadores da ASEAN e membro do G-20. A economia indonésia é a décima oitava maior economia do mundo e 15.º maior em paridade de poder aquisitivo .
Pantai Parai Tenggiri; Sungailiat, Bangka
Senja di Pulau Rau; Morotai, Maluku Utara
Pantai Kuta, Bali

Timor Tengah Selatan, Pulau Timor, NTT


Gunung Manado Tua dan Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
Hamparan kebun teh di Setu Patengan; Bandung, Jawa Barat
Pantai Pangandaran, Jawa Barat

Pantai Liang; Ambon, Maluku
Senja di Kaimana, Papua Barat
Pantai Watu Dodol dan Selat Bali; Banyuwangi, Jawa Timur
Lakey Beach; Dompu, Nusa Tenggara Barat
Borneo Signature - Sungai Kahayan; Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Komodo Island National Park, Nusa Tenggara Timur
Related Articles :
Indonesia, the Islands Nation

Jumat, 29 Maret 2013

Good Friday; March 29th, 2013


Above all powers, above all kings
Above all nature and all created things
Above all wisdom and all the ways of man
You were here, before the world began

Above all kingdoms, above all thrones
Above all wonders the world has ever known
Above all wealth and treasures of the earth
There's no way to measure what you're worth

Crucified, laid behind a stone
You lived to die, rejected and alone
Like a rose, trampled on the ground
You took the fall and thought of me
Above all

Above all powers, above all kings
Above all nature and all created things
Above all wisdom and all the ways of man
You were here, before the world began

Above all kingdoms, above all thrones
Above all wonders the world has ever known
Above all wealth and treasures of the earth
There's no way to measure what you're worth

Crucified, laid behind a stone
You lived to die, rejected and alone
Like a rose, trampled on the ground
You took the fall and thought of me
Above all

Crucified, laid behind a stone
You lived to die, rejected and alone
Like a rose, trampled on the ground
You took the fall and thought of me
Above all

Like a rose, trampled on the ground
You took the fall and thought of me
Above all

MICHAEL W. SMITH - ABOVE ALL LYRICS

***
Wishing You a Blessed Good Friday

Rabu, 13 Februari 2013

Valentine's Day

white rose

Pada masa kini, tanggal 14 Februari dipenuhi dengan bunga, coklat, puisi cinta, dan hal-hal romantis lainnya. Inilah hari Valentine, hari yang dinanti-nantikan oleh mereka yang sedang kasmaran.

Namun demikian, kisah awal mula hari Valentine ini tak se-"romantis" itu. 

St. Valentine yang namanya diabadikan dalam perayaan hari kasih sayang itu adalah seorang rahib Katolik Roma pada masa kaisar Klaudias yang menganiaya gereja. 

Sang kaisar menerbitkan undang-undang yang melarang para pemuda untuk menikah, dengan dasar pemikiran bahwa prajurit yang tidak menikah akan mampu berperang lebih fokus daripada mereka yang tidak menikah.

Oleh karena larangan untuk menikah tersebut, dikatakan bahwa kebiasaan "kumpul kebo", alias pria-wanita yang tinggal bersama tanpa ikatan pernikahanpun merebak. Tak hanya itu, kebiasaan untuk memiliki lebih dari satu pasangan juga menjadi marak.

Inilah yang menjadi keprihatinan gereja, yang memiliki prinsip bahwa hubungan seks antara pria dan wanita merupakan hal yang kudus dan tak boleh dilakukan di luar nikah.

Prinsip itulah yang diperjuangkan oleh St. Valentine, yang secara diam-diam menikahkan para pasangan di dalam gereja.

Perbuatannya yang melanggar hukum kaisar itu pada akhirnya membawanya ke dalam penjara. Pada tahun 269 Masehi, St. Valentine harus menjalani tiga bentuk hukuman, yakni dipukuli, dilempari dengan batu, dan akhirnya dipenggal. 

Hingga akhir hidupnya, St. Valentine tetap teguh mempertahankan kebenaran firman Tuhan tentang pernikahan yang kudus.

Hubungan seksual adalah ekspresi cinta yang paling tinggi dan paling kudus, yang semestinya dilakukan oleh sepasang kekasih yang telah berkomitmen di hadapan Tuhan dan jemaat untuk saling mendampingi hingga maut memisahkan.

Sebuah kisah menceritakan tentang kata-kata terakhir yang dituliskannya dalam sebuah surat untuk putri dari Asterius, salah seorang hakim yang menghukum St. Valentine, yang akhirnya memeluk kekristenan setelah melihat mujizat yang terjadi pada putrinya setelah didoakan oleh sang rahib (tadinya buta, kemudian bisa melihat).

Sebaris kata itulah yang menginspirasi banyak orang hingga masa kini, dan itu adalah "from your Valentine." Dari Valentine-mu.

Hari Valentine bukanlah sekedar soal mengekspresikan cinta lewat bunga, coklat, atau puisi. Lebih daripada itu, hari Valentine adalah tentang mempertahankan kecintaan terhadap firman Tuhan meski harus bertaruh nyawa. 

Hari Valentine juga adalah mengenai perjuangan aktif untuk mengoreksi nilai-nilai dalam masyarakat dan pemerintahan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebenaran, kekudusan, dan keadilan sebagaimana terkandung di dalam firman Tuhan.

Selamat hari Valentine, kiranya kita semua bisa menghayati dan meneladani perjuangan St. Valentine dalam memperjuangkan kebenaran, berapapun harganya.

Selamat memperingati hari Rabu Abu juga bagi umat Katolik; 13 Februari 2013.

Related Articles :

Rabu, 02 Januari 2013

Mahiru No Youni

真昼のように
Mahiru No Youni

Inochi wo kakete ai wo shimesareta
(He show his love by giving His life for us)
命をかけて愛を示された

Iesu-sama ni deai subete ga henwatta
(Jesus came down and change all of us)
イエス様を出会いすべてがかわった

Watashi wa anata ni nani wo motte
(What can a worthless me give You?)
わたしはあなたに 何を持って

Kansha wo arawaseba ii no darou
(I can only give thanks to You)
感謝を表せばいいのだろう

Mahiru no youni kagayakinagara
(Like the shining and glowing noon)
真昼のように輝きながら

Anata no ai wo tsutaetai
(Your love conveys)
あなたの愛を伝えたい

Iesu-sama no youni kagayaki tsuzukeru
(Jesus continues to shine)
イエス様のように輝き続ける

Yo no hikari ni shitekudasai
(Light of the world, He guides.)
世の光にしてください

Selasa, 25 Desember 2012

Happy Christmas 2012


It's that time of year again. December has come and with it all the joys of Christmas. But what is the real meaning of Christmas? Is it the gifts under the tree, the lights in the windows, the cards in the mail, turkey dinners with family and friends, snow in the yard, stockings hanging in the living room, and shouts of "Merry Christmas" to those who pass us in the streets? Is this really Christmas?

For many people, Christmas is a time of sorrow. They don't have the extra money to buy presents for their children, family, and friends. Many are saddened at Christmastime when they think of their loved ones who will not be able to come home for various reasons. Turkey dinners may be only a wish and not a reality for some.

Yet, Christmas can be a season of great joy. It is a time of God showing His great love for us. It can be a time of healing and renewed strength. You see, Christmas is when we celebrate the birth of the Christ child. God sent His Son, Jesus, into the world to be born. His birth brought great joy to the world. Shepherds, wise men, and angels all shared in the excitement of knowing about this great event. They knew this was no ordinary baby. The prophets had told of His coming hundreds of years before. The star stopped over Bethlehem just to mark the way for those who were looking for this special child.



"So Joseph also went up from the town of Nazareth in Galilee to Judea, to Bethlehem the town of David, because he belonged to the house and line of David. He went there to register with Mary, who was pledged to be married to him and was expecting a child. While they were there, the time came for the baby to be born, and she gave birth to her firstborn, a son. She wrapped him in cloths and placed him in a manger, because there was no room for them in the inn.

And there were shepherds living out in the fields nearby, keeping watch over their flocks at night. An angel of the Lord appeared to them, and the glory of the Lord shone around them, and they were terrified. But the angel said to them, "Do not be afraid. I bring you good news of great joy that will be for all the people. Today in the town of David a Savior has been born to you; he is Christ the Lord.

This will be a sign to you: You will find a baby wrapped in cloths and lying in a manger." Suddenly a great company of the heavenly host appeared with the angel, praising God and saying, "Glory to God in the highest, and on earth peace to men on whom his favor rests." 

When the angels had left them and gone into heaven, the shepherds said to one another, "Let's go to Bethlehem and see this thing that has happened, which the Lord has told us about." So they hurried off and found Mary and Joseph, and the baby, who was lying in the manger. When they had seen him, they spread the word concerning what had been told them about this child, and all who heard it were amazed at what the shepherds said to them. But Mary treasured up all these things and pondered them in her heart."

Why did He come? Why did God send His son to this sometimes cruel and hard world? He sent Jesus to us so that one day, He would grow up to become a very important part of history. His story (history) is one of truth, love, and hope. It brought salvation to all of us. Without Jesus, we would all die in our sins.

Jesus was born so one day the price could be paid for the things we have done that are wrong. The Bible says that all have sinned. We are all born with a sin nature. We do things that do not please God. Through the sins of Adam and Eve, we have all inherited that sin nature. We need to have that removed. The only way is through Jesus. Jesus came so He could die on the cross for ALL of our sins. If we believe that Jesus died for our sins, we can ask Him to come into our hearts and forgive us. Then, we are clean and made whole. We can know that heaven is a place where we can go to when this life is over.


"But if we confess our sins to him, he is faithful and just to forgive us and to cleanse us from every wrong." I John 1:9

We can truly be happy at Christmas! No matter what may be happening, we can know that we are His children. We then become sons and daughters of God. Heaven will be our home one day.

Look at Christmas in a new way this year. This is the year to invite Jesus into your heart. You will then have a "Merry Christmas." The joy and peace you will receive will last all year as you look to God for all your needs to be met.

Jesus Is The Reason For The Season! Rejoice!

Minggu, 23 Desember 2012

Lembah Karmel Lembang


Jika anda mengunjungi daerah wisata Lembang-Bandung, banyak lokasi wisata yang dapat anda kunjungi. Objek-objek wisata yang sudah tersoror antaranya Tangkuban Perahu, Ciater, Maribaya, Observatorium Bosscha. Namun saya baru mengetahui adanya tempat doa yang cukup tenang di daerah Lembang yaitu Lembah Karmel.

Berawal dari ajakan teman saya yang seorang Katolik, dia mengajak saya di sela-sela acara libur dadakan kami ke Bandung untuk mengunjungi Lembah Karmel Lembang. Lokasinya di tengah-tengah Lembang dan strategis. Memang cukup terkejut bahwa terdapat tempat berdoa dengan suasana tenang di tengah-tengah kawasan Lembang yang ramai.

Anda bisa membeli lilin untuk berdoa di kios gereja dan di dalamnya terdapat gua Maria dan Jalan Salib serta replika Golgota dan makam Yesus lengkap dengan mahkota duri dan pakunya. Jika anda seorang Katolik, tak ada salahnya untuk mengunjungi tempat ini untuk sekedar berdoa dan melakukan jalan salib. Lokasi yang mudah diakses dan lingkungannya yang tenang akan mendukung kita untuk berdoa lebih dalam dan khusyuk.











Related Articles :

Kamis, 24 Mei 2012

Katedral Jakarta

Katedral Jakarta
Banyak bangunan-bangunan bersejarah yang tersebar di Kota Jakarta, salah satunya adalah Bangunan Katedral Jakarta yang terletak di Jl. Katedral No.2, persis disamping Masjid Istiqlal.

Katedral ini merupakan karya arsitek dari Pastor Antonius Dijkmans, SJ, seorang pendeta dari Belanda yang bertugas di Indonesia waktu itu.

Katedral Jakarta yang megah ini didirikan pada tahun 1891 untuk menggantikan bangunan gereja lama yang runtuh pada tanggal 9 April 1890. Namun saat pembangunannya, Katedral ini mengalami banyak kendala yang menghambat. 

Seperti pada tahun 1892, pembangunan Katedral ini terpaksa dihentikan karena masalah keuangan.Kemudian pada tahun 1894, arsitek Katedral ini terpaksa kembali ke Belanda karena sakit sebelum kemudian akhirnya meninggal pada tahun 1922.

Setelah berhenti selama beberapa waktu akhirnya pada tanggal 16 Januari 1899 kontruksi Katedral Jakarta dimulai lagi dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Mgr ES Luypen SJ, sebagai uskup pada waktu itu. Konstruksi ini dipimpin oleh insinyur yang bernama MJ Hulswit.

Para pendeta dan jemaat saat itu mencoba dengan segala upaya untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan Gereja Katedral Jakarta, salah satunya dengan menjual undian. Semua ini ada dalam catatan di Museum Katedral Jakarta, dan merupakan bukti sejarah bahwa bangunan Gereja Katedral Jakarta ini bukanlah hadiah dari pemerintah kolonial Belanda. 

Akhirnya pada tanggal 21 April 1901, Gereja Katedral yang dibangun dengan gaya neo-gothik ini selesai dibangun. Katedral ini diresmikan dengan nama "De Kerk van Onze Lieve Vrowe tenHemelopneming" atau Santa Maria Pelindung Diangkat ke Surga. Peresmian dan pemberkatan gereja ini dilakukan oleh Mgr. Edmundus Sybradus Luypen,SJ, Viskaris Apostolik di Jakarta pada saat itu. 

Gereja Katedral yang dibangun dengan memakan biaya sebesar 628.000 gulden Belanda ini merupakan bangunan Jakarta dengan rancangan yang kuat, karena menggunakan struktur bangunan dan bahan-bahan terbaik. Karena itulah, meskipun usianya sudah tua Katedral Jakarta ini masih berdiri kokoh. 

Di Katedral Jakarta ini terdapat sebuah lonceng berukuran sedang yang terletak di Benteng Menara Daud (Menara Utara). Lonceng ini berisi sebuah prasasti dalam bahasa latin yang bertuliskan: "Lonceng ini diberikan oleh Clemens George Marie van Arcken, 2 bulan dari tanggal Maria berdoa bagi kita; Juni 19, 1900". 

Kemudian di Menara Gading (Menara Selatan) terdapat sebuah loncen kecil yang disuumbangkan oleh Mr. Chasse, seorang anggota Dewan India pada tahun 1831 dan diberkati pada tahun 1834. Dalam lonceng itu tertulis: "Aku ingin menyambutnya, Pesta St. Nicholas". Sementara itu ada juga bel terbesar bernama Wilhelmus yang merupakan hadiah dari Mr JH de Wit. 

Memasuki ruang katedral ini pengunjung akan dibuat terpukau dengan tampilan megahnya, dan juga sinar-sinar matahari yang masuk melalui jendela kaca yang dipatri.

Dalam gereja ini terdapat pilar kokoh yang berbaris di kedua sisi menopang atap dan membentuk lorong. Di kedua sisi ini terdapat sebuah galeri dengan tinggi 7 meter, yang merupakan tempat untuk paduan suara. Namun sekarang tempat paduan suara ini digunakan sebagai museum. 

Gereja Katedral ini memiliki langit-langit dengan ketinggian 17 meter, dan terbuat dari kayu jati untuk mengantisipasi adanya gempa bumi. Langit-langit kayu jati ini juga ditopang susunan batu alam yang unik yang dikerjakan oleh tukang batu dari Kwongfu, China. Dinding batu ini menunjang kuda-kuda kayu jati yang terbentang selebar bangunan. 

Di ruangan ini juga terdapat sebuah mimbar khitbah. mimbar ini dipasang pada tahun 1905, dengan atap berbentuk seperti cangkang dengan gaya gotik yang berfungsi sebagai reflektor suara. 

Di setiap sisi dinding katedral terdapat lukisan jalan salib yang dilukis di ubin. lukisan ini diciptakan oleh seniman grafis dari Amsterdam, Theo Molkenboer. Lukisan ini ditempelkan ke dinding katedral sejak tahun 1912.


Jalan Salib Bukit Masbait, Tual, Maluku Tenggara
Kapel St, Borromeus, Bandung
Katedral Ambon, Maluku
Gereja Katolik Kayutangan Malang, Jawa Timur
Katedral Manado
Christo Regi, Katedral Kota Ende, Nusa Tenggara Timur
Gereja Santo Yosep, Cirebon
Katedral Jakarta
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...