Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Maret 2014

Islands Nation : Bali


"Like Father, Like Son" @Tanah Lot, Kabupaten Tabanan

Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul
Dreamland Beach, Southern Bali
Alas Kedaton, The Monkey Forest, Kabupaten Tabanan, Bali
Pura Besakih, Pura Terbesar di Bali yang terletak di kaki Gunung Agung, Kabupaten Karangasem
Pantai Blue Point
Upacara Adat di Desa Ubud, Kabupaten Gianyar

Pantai di Jembrana dan Bull Race Statue, Kabupaten Jembrana

Iring-iringan rombongan Upacara Ngaben di Pantai Kedonganan

Romantic Dinner in Jimbaran Beach, Kabupaten Badung

Pura Karang Bolong di Kompleks Pura Tanah Lot

Pantai Kuta, The Legend

Upacara Keagamaan di Pura Besakih. 91% Penduduk Bali adalah Penganut Agama Hindu

Pura Taman Ayun

Classic Pict of Stunning Sunset View of Tanah Lot, Bali 

Pancuran Air di Pura Tirtha Empul, Tampaksiring
Uluwatu

Selasa, 05 Februari 2013

5 Tempat Favorit Menikmati Sunset di Bali

Profiter du coucher du soleil 5 endroits préférés à Bali


Pemandangan matahari terbenam bisa jadi merupakan momen terindah sepanjang hari. Momen istimewa ini sayang untuk dilewatkan saat kita berwisata ke pantai, dimana saat itu pandangan kita menjadi luas dan hanya dibatasi horizon. Bali, sebagai pusat pariwisata di Indonesia memiliki beberapa tempat spesial yang sayang untuk dilewatkan bagi para penikmat sunset. Inilah 5 tempat terindah versiku untuk melewatkan sunset di Bali

Disfrutando de la puesta del sol 5 lugares favoritos en BaliMenikmati senja dari tepi sebuah tebing yang mencuat dari dasar Samudra Hindia memberikan perasaan yang sukar dilukiskan dengan kata-kata. Deburan ombak membiru menghantam tebing, deru angin yang berhembus kencang dan siluet Pura Uluwatu di tepi tebing menjadi tempat paling favorit bagiku untuk menutup hari.

Di Uluwatu juga kita bisa menyaksikan pertunjukan tari kecak saat menjelang sunset. Suara suling dan gamelan Bali yang mengalun samar semakin melengkapi sensasi menikmati senja di Uluwatu.

Uluwatu terletak di ujung selatan Pulau Bali sekitar setengah jam dari Denpasar jika lancar. Selama perjalanan kita bisa menyinggahi beberapa tempat wisata yang satu arah, seperti Pantai Jimbaran, Taman GWK (Garuda Wisnu Kencana), Pantai Dreamland, Pantai Padang-padang dan Blue Point.

Uluwatu juga tempat yang pas untuk menghabiskan senja setelah anda puas bermain water sport di Benoa.




2. Pura Tanah Lot

Aproveitando o sol 5 lugares favoritos em Bali
Pura Batu Bolong

Tak dapat disangkal jika Tanah Lot adalah Pura yang paling sering didokumentasikan oleh para fotografer kala senja. Pura ini juga menjadi salah satu landmark Pulau Bali yang terkenal. Pemandangan Pura di atas Batu Karang dengan latar belakang sunset merupakan salah satu spot yang iconic yang menarik. 

tanah lot sunset point
Spot untuk menikmati sunset di Tanah Lot
Pura Tanah Lot akan nampak seperti batu yang terapung di laut saat air pasang. Dan spot terbaik untuk menikmati sunsetnya adalah dari tebing tempat dimana restoran berjajar. Ambilah jalan yang berlawanan dengan arah menuju Pura Batu Bolong. Jalan ini sedikit menanjak dan melewati beberapa kios perjual souvenir dan Voila! segeralah cari tempat duduk favorit anda begitu anda sudah sampai tempat dimaksud

Sekitar Pura Tanah Lot kita dapat menemukan toko souvenir dengan harga yang lebih murah dibanding kuta, namun telitilah kualitas barangnya karena tidak semuanya dalam kondisi bagus. Kita juga dapat menemukan Pura Batu Bolong dan beberapa pura kecil lainnya di kompleks Pura Tanah Lot.

Dan seperti Pura Uluwatu, di Tanah Lot anda bisa menyaksikan pertunjukan tari kecak saat sunset yang bisa menjadi salah satu opsi bagi anda untuk menghabiskan sunset di Tanah Lot.







バリで夕日を楽しんで好きな場所
Sunset di Kuta, Bali

3. Pantai Kuta

Daerah Kuta merupakan jantung pariwisata di Bali. Hotel, cafe, pusat hiburan dan turis-turis tumpah ruah di kawasan ini. Pantai Kuta juga menjadi salah satu daya tarik kawasan ini. Menjelang sore hari pantai ini akan penuh oleh turis yang ingin berjemur, berenang, belajar berselancar atau sekedar menikmati sunset. Pasirnya  putih memanjang dan ombak yang bersahabat membuat pantai ini ramah dan menarik dikunjungi.

Nikmatilah sunset yang sedikit berbeda dan lebih fun di sini. Sunset di Kuta memang sayang untuk dilewatkan

4. Pantai Jimbaran

Godersi il tramonto 5 posti preferiti a Bali
Pantai Jimbaran
Pantai Jimbaran adalah Pantai yang terletak di sebelah selatan Bandara yang menghadap ke arah Barat. 

Pantai Jimbaran (bersama Pantai Kedonganan) terkenal dengan restoran-restoran pinggir pantainya yang menawarkan makan malam romantis sambil menikmati senja. 

Pantainya yang relatif lebih sepi menjadi nilai tambah tersendiri jika dibandingkan dengan Kuta yang overcrowded  saat sore hari.


5. Pantai Blue Point

Tinatangkilik ang Sunset 5 mga paboritong lugar sa Bali
Blue Point
 Blue Point yang terletak di bagian selatan Pulau Bali menjadi tempat favorit lainnya bagiku untuk menghabiskan waktu saat senja hari. Lautnya yang jernih berwarna aquamarine dan banyaknya tenda-tenda di tebing menjadi pilihan yang pas untuk menghabiskan senja sambil meminum segelas cocktail.

Turunlah menyusur tebing saat matahari masih cukup tinggi. Jika anda gemar berselancar, Blue Point memiliki ombak yang cukup menantang. Namun jika anda hanya ingin sekedar bersantai dan berenang juga tak perlu kuatir. Karang-karang yang memanjang landai sejajar pantai akan memecah ombak yang keras dan anda akan seolah berenang di sebuah lagoon yang jernih dan tenang.

Jika langit sudah memerah, segeralah bergegas naik ke tenda-tenda di atas tebing dan nikmatilah senja yang indah di Pulau Bali sebagai  hadiahnya

Related Articles :
Pura Uluwatu
Pura Tirtha Empul, Tampaksiring
Lakey Beach, Surga para Peselancar

Rabu, 23 Januari 2013

Pura Tirtha Empul, Tampaksiring




Pura Tirtha Empul atau yang biasa dikenal sebagai Pura Tampaksiring adalah salah satu pura yang terkenal bagi wisatawan yang sekaligus menjadi pura penting bagi warga Bali dalam menjalankan ibadah keagamaannya. Pura ini terkenal dengan adanya sumber mata air besar dalam pura yang kemudian dialirkan melalui pancuran-pancuran dalam beberapa kolam. Uniknya seluruh pancuran tersebut memiliki nama masing-masing.

Nama pura diambil dari nama mata air yang terdapat didalam pura ini yang bernama Tirtha Empul seperti yang telah disebutkan diatas. Secara etimologi bahwa Tirtha Empul artinya air yang menyembur keluar dari tanah. Maka Tirtha Empul artinya adalah air suci yang menyembur keluar dari tanah.


Keberadaan pura ini tak lepas dari mitos bahwa mata air suci diciptakan oleh Dewa Indra saat  banyak pasukannya telah diracuni oleh Mayadanawa. Ia menancapkan tombaknya ke bumi untuk membuat air mancur keabadian untuk menghidupkan kembali mereka.

Jika anda masuk ke bagian dalam pura, anda akan menemukan kolam utama dengan 12 pancuran tempat sebagian orang melakukan ritual mandi dengan tatacaranya yang khusus dan biasanya mereka mempersembahkan sesuatu dan berdoa pada setiap pancuran yang ada. Selain warga Bali sendiri, orang asing, walaupun bukan beragama Hindu dapat turut mandi dengan mengikuti tata cara yang ada dan pakaian yang pantas. 

Selain kolam utama, di sampingnya kita dapat menemukan 2 kolam lainnya dengan pancuran. Dan jika kita masuk lebih dalam lagi, kita akan menemukan kolam mata air Tirtha Empul, dimana nampak muncul mata air dari dasarnya yang berupa pasir yang berwarna kebiruan. 

Di bagian arah jalan keluar kita akan menemukan kolam lainnya yang berisi banyak ikan koi. Jika kita mengunjungi pura ini dengan membawa anak kecil, mungkin inilah bagian yang menarik bagi mereka, dimana kita dapat menyaksikan ikan koi berwarna-warni dalam ukuran cukup besar, dan kita dapat membeli makanan ikan untuk mengumpulkan dan memberi makan ikan-ikan tersebut.

Kolam ikan koi di Tampaksiring
Pura Tirtha Empul
Sebuah prasasti tanggal berdirinya candi di situs untuk 926 AD. Sejak - selama lebih dari seribu tahun - orang Bali telah datang untuk mandi di air suci untuk penyembuhan dan dalam upacara-upacara keagamaan.

Pura ini terletak di Kabupaten Gianyar, tak jauh dari Ubud. Jarak pura ini dari Denpasar adalah sekitar 36 km ke arah utara melewati Ubud. Apabila kita menggunakan jasa tur lokal, biasanya kunjungan ke pura ini dibarengi dengan kunjungan ke Ubud dan Kintamani yang memang satu arah. 
Istana Presiden Tampaksiring dengan Jembatan Persahabatannya 
Tampaksiring
Bagian luar Pura Tampaksiring
Mata air Tirtha Empul yang memancar dari dasar pasir
Related Articles :

Selasa, 04 Desember 2012

Pura Uluwatu, Bali


Pura Luhur Uluwatu
Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung.

Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu.

Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.

Pura Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.

 

Pura Uluwatu juga menjadi terkenal karena tepat di bawahnya adalah pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga selancar, bahkan even internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat selancar selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik.


Sunset in Uluwatu
Uluwatu juga merupakan salah satu tempat spektakuler di Bali untuk melihat terbenamnya sang surya. Deburan ombak yang berirama menghantam tebing, buih ombak yang biru gelap dan semilir angin sore hari disertai warna-warni senja membuat suasana sunset di Uluwatu akan menggetarkan hati. 

Masih dalam komplek Uluwatu, kita dapat menyaksikan pertunjukan tari kecak sambil memandang sunset di Uluwatu. Suara suling Bali akan mengalun dengan nada yang menenangkan selama pertunjukan Kecak. Dan akan melengkapi indra kita dalam menikmati mistisnya Senja di Uluwatu.

Uluwatu, Pantai Pecatu dan Arena tari Kecak
Related Articles :

Rabu, 10 Oktober 2012

Ayam Betutu

Ayam Betutu ala Gilimanuk, Bali

Warga Bali tentunya sudah mengenal masakan Ayam Betutu. Masakan yang konon berasal dari Gilimanuk, Bali Barat, bercita rasa lezat, gurih dan pedas. Masakan yang berintikan Ayam kampung dikukus dengan beraneka ragam bumbu lengkap. Pedas nya murni tanpa ada tambahan gula. Jika di Jawa, semua masakan mayoritas menyertakan manis sebagai penguat cita rasa, tapi di Bali, lebih
mengutamakan cita rasa bumbu yang tersaji dalam bahan makanan.

Masakan Ayam Betutu banyak dijumpai di Denpasar, tentunya dengan berbagai macam citarasa. Semua menggunakan bumbu lengkap, tetapi kekuatan rasa dari tiap-tiap warung penyedia Ayam Betutu berbeda-beda.

Gilimanuk (pulau di seberang) dilihat dari Ketapang, Banyuwangi
Ayam betutu dan pelengkapnya : Sambal terasi, sayur lalapan, sambal matah, kacang goreng
Related articles :
Manado, The Capital of Spicy and Exotic Cuisine
Aerial Photography Part 8 : Bali
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...