Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juni 2013

International Fun Night


Beberapa foto kenang-kenangan yang diambil saat acara International Student Night pada International Student Camp of Scripture Union East and West Asia. Camp ini diadakan pada tanggal 26 Desember 2012 sampai 1 Januari 2013.

Lots of friend from all around Asia. Makes me even more in love with Asia and its people

Sue and Kiho in their Kimono
Sarawak,  the most generous one with lots of souvenir to be shared
Myanmar, I got a fridge-magnet from Myanmar. Thank you Nono
Indonesia
Malaysia
Laos, Coffee is their pride
Japan, My favourite because lots of foods and souvenirs
Hong Kong, Full of snacks
Viet Nam
South Korea
Cambodia (aku berhasil mengambil salah satu instant noodle nya hehe) 
Singapore (Famous with Bee Cheng Hiang Smoked Pork hehehe)

Souvenir from Korea
Korean Friends with their Hanbok
Laos :)
Myanmar
Many Lands, One Lord
Related Articles :
Mahiru No Youni

Jumat, 31 Mei 2013

I'm in Laos!!! Donsao Island


Donsao Island (kadang ditulis dengan Don Xao) adalah nama sebuah pulau kecil yang terletak di tengah sungai Mekhong di area Golden Triangle. Pulau ini tidak terlalu besar ukurannya dan merupakan bagian dari negara Laos. Aku mengunjungi pulau ini saat kunjunganku ke Chiang Mai pada Maret 2013.

Walau pun relatif tidak ada yang istimewa dari pulau ini, namun rasanya kunjungan ke Golden Triangle tanpa singgah di Donsao akan terasa sedikit cacat. Golden Triangle adalah pertemuan antara negara Thailand, Myanmar dan Laos yang ditandai dengan bersatunya Sungai Ruak yang jernih dengan Sungai Mekhong yang berwarna kecoklatan. Pulau Donsao terletak tak jauh dari titik pertemuan dua sungai tersebut. 

Area Golden Triangle dahulu dikenal sebagai area penyuplai opium utama dunia (bersama dengan Golden Crescent yang terletak antara Iran, Afganistan dan Pakistan). Karena efeknya yang lebih banyak negatif, maka Thailand telah melarang penanaman opium di daerah ini. Kini opium hanya sedikit terdapat di Laos dan Myanmar yang tampaknya masih cukup banyak (walaupun ilegal). Thailand membangun Hall of Opium di area Golden Triangle, yaitu sebuah museum edukasi yang menceritakan tentang opium dan peran negatifnya yang menghancurkan. Banyak orang yang menyarankan untuk mengunjungi Hall of Opium di Golden Triangle, namun aku tak punya cukup waktu untuk mengunjunginya.

Pulau Donsao
Para wisatawan banyak berbondong-bondong ke Donsao karena pulau ini adalah milik LAOS. kunjungan ini penting secara psikologis bagi para traveler yang mengkoleksi negara-negara yang dikunjungi. Tak perlu jauh-jauh ke Vientiane atau Luang Prabang untuk sampai di Laos. Namun anda tidak bisa mengunjungi mainland Laos dari pulau ini. 

Pulau ini sepertinya memang dirancang untuk menarik wisatawan yang mengunjungi Golden Triangle dari sisi Thailand. Banyak boat yang standby di Sop Ruak (Thailand) untuk mengantarkan wisatawan yang ingin plesir menggunakan boat ke Golden Triangle dan Donsao. Biaya untuk naik kapal itu bervariasi tergantung banyaknya penumpang dalam 1 kapal (prinsip sharing). Biayanya bervariasi antara  300-500 Baht per orang (1 Baht sekitar 300 Rupiah). Waktu aku berkunjung, aku hanya bertiga dalam satu boat dan nyaris dikenai 500 Baht, namun aku menawar dan berhasil diturunkan hingga 400 Baht.

Mula-mula boat akan berjalan menuju sisi Myanmar dimana terdapat sebuah Kasino di sisinya. Kita juga akan menemui satu pulau kecil tak berpenghuni (milik Laos) yang dulu sering dijadikan area transaksi opium.

Kasino Myanmar di Golden Triangle
Kasino Myanmar di Golden Triangle
Perjalanan kemudian berputar balik ke arah Laos. Kita akan menemukan Dermaga Pelabuhan, Kantor Imigrasi dan lagi-lagi Kasino. Lalu lanjut ke Donsao. Setelah turun dari boat, masih ada uang karcis dari pihak Laos sebesar 20 Baht untuk setiap orang.

Sisi Laos di Golden Triangle (Kasino dan Kantor Imigrasi)
Kapal tersebut akan sandar di Donsao menunggu penumpangnya untuk menikmati pulau kecil itu (biasanya sekitar 30 menit). Lalu akan mengantarnya kembali ke sisi Thailand yang dihiasi dengan sebuah kuil dengan patung Buddha besar yang sedang menaiki perahu. Tidak ada Kasino di sisi Thailand :p

Sisi Thailand yang ditandai Patung Buddha Raksasa di atas sebuah kapal
Tak perlu Visa atau Paspor untuk mengunjungi pulau ini. Paspor kita pun tidak akan di stempel di Donsao (padahal aku maunya di stempel hahaha). Sebagai konsekuensinya, kita tidak bisa memasuki area Laos lainnya dari Donsao.

Di pulau ini kita bisa menemukan kios souvenir dan toko tas dan pakaian yang berasal dari China. Terdapat pula beberapa kios makanan. Beberapa hal yang bisa dilakukan selama di Donsao adalah :
  • Foto di depan papan nama "Welcome to Donsao Island, LAOS"  hahaha. karena itu satu-satunya bukti otentik kalau kita pernah mengunjungi LAOS :D
    Donsao Island, Laos
    • Cicipi arak (herbs Whisky Made in Laos) dengan beberapa macam rendaman yang terdapat di salah satu kios dekat dermaga. Rendamannya bervariasi, diantaranya : ular, penis harimau, armadillo, gecko alias tokek, kura-kura, ginseng, kalajengking yang konon memiliki khasiat yang berbeda. Oiya kata guideku sih ini Free of charge alias gratis dan kalau suka silahkan ambil beberapa sloki whisky dari jenis yang berbeda
      Cobra Whisky
    • Makan mie ala Laos di salah satu warung disana. Entah kenapa tur guide ku sangat antusias menawarkannya, bahkan sampai mentraktir aku makan mie nya. Enak sih mie nya lembut dengan daging babi cincang dan bumbu terasi yang bisa ditambahkan kalau suka.

    • Mie ala Laos
      • Belilah oleh-oleh khas Laos seperti Magnet kulkas, gantungan kunci, uang dan perangko Laos atau kaos Golden Triangle. Mumpung lagi di Laos coiii.
        Golden Triangle Monument
        Golden Triangle terbentuk saat Sungai Ruak  (antara Thailand dan Myanmar) bertemu dengan Sungai Mekhong


        Segitiga Emas Thailand, Myanmar, Laos
        Muara Sungai Ruak (kiri) yang bersatu dengan Great Mekhong River = Golden Triangle

        Related Articles :
        Phuket, Bangkok atau Chiang Mai?

        Selasa, 02 April 2013

        South East Asia Noodles

        Inilah beragam jenis hidangan berbahan dasar mie yang berasal dari Asia Tenggara yang pernah mampir di perutku.


        Curry Noodle ala Penang Malaysia, enak nih yang ini
        Pad Thai, dari namanya sudah ketahuan darimana asalnya
        Thailand : Sukothai Style Noodle Soup with BBQ Pork
        "Pho", Bakalan sering ketemu kalau kita ke Vietnam
        Mee Mamak ala Brunei, rasanya legit asam manis dan lezat
        Kolo Mee ala Brunei, seingatku rasanya cukup standar
        Dari Kamboja Mie Instant ala Kamboja hahaha, Sori kayaknya nggak makan Mie pas di Kamboja
        Laos style noodle. Mie nya pipih ala kuetiau tapi lebih lembut dan kuahnya ber terasi
        Mie Ala Laos lainnya yang kumakan di Donsao Island, Golden Triangle
        Mie Kepiting ala Pontianak, Yummy
        Semangkuk Mie Kepiting khas Pontianak yang rasanya superrr
        Laksa Bogor with Rice Noodle
        Mie Cakalang ala Manado, paling pas dimakan pakai sambal Ikan Roa... rasanya mantap banget
        Mie Ongklok ala Wonosobo-Dieng. Rasanya manis dengan kuah kental dan pas dimakan dengan sate
        Mie Aceh dengan kuah kambing dan rempah dan cukup menyengat
        Mie Kangkung ala Jakarta dengan  kuah kental yang manis. Varian lain mie yang patut dicoba
        Tak pernah ada yang salah saat menyantap semangkuk Mie Ayam Jamur ala Bangka, Salah satu favoritku
        Cui Mie Malang yang rasanya MANTAP abis
        Singaporean Laksa, Yummy

        Asam Laksa ala Penang dan Ais Kachang (alias Es Kacang)
        Fried Wonton Noodles and Soup Wonton Noodles ala Penang, Malaysia
        The legend one of Penang Cuisine : Char Koay Teow
        Hokkien Noodle ala Penang
        Bersama Mie Kari ala Penang dan segelas teh tarik.  Mak nyuss!


        Related Articles :
        Brunei Cuisines : Ambuyat, Nasi Katok
        Indonesia Cuisines : Manado Cuisine, Kawok, Ayam Betutu, Papeda
        Thailand Cuisines : Bangkok Street Food, Khao Neeo Mamuang
        Vietnam Cuisines : Nom Bo Kho and Pho
        My South East Asia Tour on February 2012 (BruneiIndonesiaSingaporeThailandVietnamKambojaMalaysia)
        Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...