Tampilkan postingan dengan label Sumatra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatra. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2014

Islands Nation : Bangka


Bangka adalah salah satu pulau yang cukup lama kutinggali. Sekitar 2 bulan aku bekerja di sana sebagai dokter pengganti di daerah Parit Tiga. Untuk Bangka aku beri jempol soal makanannya deh (dengan Belitung juga). Berat badan ku langsung naik selama di Bangka, hidangan berbahan dasar ikan, Chinese Food dan pempeknya yang beda dengan Palembang membuat aku jatuh cinta dengan kuliner pulau ini. Tiap ada temanku yang pulang kampung ke Bangka, tak pernah luput dari titipan ku untuk membewakan terasi Bangka (yang terkenal dari Toboali di Bangka Selatan) dan Getes (Kerupuk ikan/seafood lain yang berbentuk kapsul).

Chinese food di Pangkal Pinang juga oke banget, dan yang paling aku ingat adalah memakan babi panggang di salah satu pasar di pangkal Pinang yang kulitnya kriuk garing dan dagingnya super empuk karena menggunakan anak babi. Duhh masih terbayang-bayang enaknya dan untung sempat bawa pulang untuk oleh-oleh.

Lempa ikan merupakan masakan khas Bangka lainnya yang aku suka sekali. Perkenalan dengan lempa ikan berawal dari Nana teman PTT ku kadang memasakan Lempa Ikan saat aku mengunjungi Puskesmasnya. Kuahnya yang asam segar mengundang selera makanku hahaha apalagi kalau menggunakan daun kedondong muda, hmmm semakin banyak daun kedondong muda yang dimasukan, semakin mantap rasanya. Mungkin sebagian ada yang merasa aneh, bagaimana daun kedondong bisa nyemplung ke masakan. Tapi beneran enak kok.

Songsui adalah nama masakan chinese food ala Bangka yang kusuka juga. Namun yang aneh saat di Bangka aku tidak menemui  banyak pedagang mie ayam jamur yang identik dengan Mie Bangka. 

Selain kekayaan kuliner, pulau Bangka dianugrahi pantai yang indah. Pergilah ke Sungailiat, kota terbesar kedua di Bangka. Maka anda akan disuguhi deretan pantai-pantai beken dengan batu-batuan terhampar di tepi laut. Parai Tenggiri, Pantai Matras, Tanjung Pesona adalah beberapa nama pantai keren yang bisa dikunjungi di Sungailiat. Jika dirasa terlalu jauh, Pangkal Pinang dengan Pantai Pasir Padi nya aku bisa rekomendasikan berkat area pasang surutnya yang sangat luas. Saking landainya sehingga kita bisa main sepak bola pantai dengan 2 lapangan berdampingan saat pantai surut (terbayang kan.. landai sekali pantainya).

Pulau Bangka dan Belitung kadang diidentikan dengan TIMAH. Memang benar, timah menjadi salah satu penggerak perekonomian di pulau ini. Jika kita memasuki Bangka lewat Bandara Depati Amir maka sebelum landing kita akan melihat pulau ini telah berlubang-lubang akibat penambangan timah yang sangat merusak pulau. Bangka juga salah satu wilayah di Indonesia yang cukup tinggi angka Malaria nya  yang diakibatkan banyaknya genangan sisa tambang timah dan sebagian area nya yang berawa. Timah bagi Bangka bak 2 sisi mata uang. disatu sisi membawa kemakmuran bagi pulau ini dan disisi lain justru menghancurkan pulau ini jika penambangannya dilakukan secara tidak terkendali.

Bangka adalah salah satu pulau yang aku ingin kembali kunjungi dan rekomendasikan untuk dikunjungi. Letaknya yang tak jauh dari Jakarta merupakan nilai plus untuk sekedar menghabiskan akhir pekan dan menikmati keindahan pulau timah ini









Links to Another Islands :
Sumatra Matak Anambas Batam Bangka Belitung Jawa Kepulauan Seribu  Panggang Pramuka Madura Kalimantan Bali Sumbawa Komodo Rinca Kanawa Kambing Flores Timor Sulawesi Bunaken Ternate Halmahera Rau Morotai Tagalaya Meti Ambon Banda Dullah Kei Kecil Fair Kei Besar Nai Ohoiwa Wamar Dobo Babi Trangan Workai Penambulai Jambu Air Papua Mansinam

Jumat, 31 Januari 2014

Islands Nation : Belitung




Belitung, merupakan nama dari salah satu Pulau utama di Provinsi Bangka Belitung. Pulau ini terletak di sebelah Timur pulau Bangka. Bangka dan Belitung telah lama dikenal sebagai pulau penghasil timah. Namun kemudian Belitung dikenal pula sebagai pulau dengan pantai yang indah dengan hamparan batu granit raksasa semenjak diterbitkannya novel dan film "Laskar Pelangi" karya Andrea Hirata.

Pulau ini dibagi menjadi 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Belitung yang beribukota di Tanjung Pandan (yang merupakan kota terbesar di Belitung); dan Kabupaten Belitung Timur yang beribukota di Manggar. Selain pantainya yang indah, Belitung juga terkenal dengan toleransinya yang perlu diacungi jempol. Banyak keturunan Tionghoa, Hakka, Hokkien berbaur dengan harmonis dengan penduduk asli Belitung yang kebanyakan orang Melayu. Perkawinan campur pun kerap kali terjadi.

Belitung saat ini sedang naik daun sebagai alternatif untuk wisata bahari dan budaya. Beberapa hal yang mendukung adalah letaknya yang tak terlalu jauh dari Jakarta, Objek wisatanya yang indah dan mudah diakses, wisata kulinernya yang mantap abis dan wisata sejarah untuk melihat kebudayaan Melayu dan setting novel laskar Pelangi di Belitung Timur.

Pemerintah Kabupaten nya sendiri pun tampak antusias untuk mengembangkan sektor pariwisata di Belitung. Hal itu tampak saat aku mengunjungi Belitung Timur untuk pengobatan gratis. Pemerintah Daerah bahkan memiliki website wisata, majalah wisata, merchandise dan goodie bag. Salut untuk Pemerintah Daerah Belitung Timur deh. tahun 2014 mereka mencanangkan Visit Belitung Timur 2014 dengan slogan : "Belitung Timur, Negeri Sejuta Pelangi".


Links to Another Islands :
Sumatra Matak Anambas Batam Bangka Belitung Jawa Kepulauan Seribu  Panggang Pramuka Madura Kalimantan Bali Sumbawa Komodo Rinca Kanawa Kambing Flores Timor Sulawesi Bunaken Ternate Halmahera Rau Morotai Tagalaya Meti Ambon Banda Dullah Kei Kecil Fair Kei Besar Nai Ohoiwa Wamar Dobo Babi Trangan Workai Penambulai Jambu Air Papua Mansinam

Minggu, 26 Januari 2014

Islands Nation : Sumatra


Sumatra adalah satu dari 5 pulau utama yang terdapat di Indonesia. Sumatra terbentang diagonal dari Aceh sampai ke Lampung dengan Pegunungan Bukit Barisan yang berjajar menjadi tulang punggungnya. Sumatra merupakan pulau terbesar ke enam di dunia yang menyimpan kekayaan alam dan flora fauna yang melimpah. Sumatra merupakan satu-satunya tempat di dunia dimana kita bisa menemukan Gajah, Badak, Golongan Kucing Besar (Harimau), Golongan Kera Besar (Orang Utan) dan Beruang dalam satu pulau. 

Sumatra sendiri terbagi dalam 8 Provinsi yaitu : Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan dan Lampung (Kepri dan Bangka Belitung tidak terletak di Pulau Sumatra). Kota utama di pulau ini adalah Medan di Sumatra Utara yang sekaligus menjadi kota terbesar di Sumatra. Palembang, Pekanbaru, Padang dan Bandar Lampung adalah nama kota utama lainnya di pulau ini.

Tak banyak kunjungan ku ke pulau yang satu ini, walau letaknya relatif bertetangga dengan pulau Jawa. Kebanyakan kunjungan ku ke Sumatra adalah tugas sosial sebagai dokter dalam membantu korban bencana atau bakti sosial kesehatan.

Lampung adalah provinsi pertama yang kukunjungi di Sumatra dalam rangka pengobatan gratis di beberapa desa di sekitar kota Metro dan Lampung Tengah. Saat itu aku masih berkuliah di Fakultas Kedokteran. Lampung merupakan daerah transmigran yang kaya akan hasil perkebunan dan keripik pisangnya. Sangat mudah untuk menemukan perkampungan atau nama tempat yang beraroma Jawa di Lampung, bahkan kadang kita bisa menemukan kampung Bali lengkap dengan pura nya di Lampung. Keripik Pisang rasa coklat dan kopi Lampung bisa menjadi buah tangan untuk dibawa pulang jika kita singgah di Lampung.

Baksos di Lampung
Baksos di Lampung
Sumatra Barat merupakan provinsi lain di Sumatra yang kukunjungi saat gempa mengguncang Padang pada awal tahun 2007. Walau kondisinya sedang tertimpa bencana, namun aku tetap dapat melihat bahwa Padang adalah kota yang cantik, kaya akan budaya dan pastinya KULINER. Gempa saat itu terutama menghancurkan daerah Agam dan Solok, yang membuat kegiatan bakti sosial kami berpusat di daerah itu dan menjadikan kota Bukittinggi sebagai basecamp tim kami. Lagi-lagi aku melihat Sumatra Barat yang indah. Menikmati Bukittinggi, Lembah Anai, Ngarai Sianok, Danau Maninjau dan Danau Singkarak merupakan suatu suguhan indah dari Sumatra Barat sembari kami melayani korban gempa yang memang terletak disana. Sumatra Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kurekomendasikan untuk dikunjungi. 

Oiya jangan lupa membeli keripik sanjai kalau ke Padang, daripada menyesal nanti. Keripik Sanjai merupakan keripik singkong yang dipotong memanjang dan diberi bumbu balado yang pedas, manis. Dijamin maknyuss!

Jam Gadang, Bukittinggi
Sumatra Selatan akhirnya masuk dalam list tempat yang pernah kukunjungi. Luar biasa memang kalau ke Palembang, mayoritas makanannya bercuka. Segala jenis variasi pempek bisa kita temui di "negara asalnya" ini. pedagang pempek dengan mudah dijumpai berderet layaknya banyaknya pedagang bakso kalau di Jawa dan tak kenal waktu baik pagi, siang dan malam. Selain pempek, Palembang punya Mi Celor dan Tekwan yang rasanya lebih netral. Selain itu ada beraneka ragam kerupuk ikan dan beragam olahan durian mulai lempok durian sampai tempoyak. 

Hobi ku untuk mencoba makanan baru tidak berakhir indah disini. Aku mencret selama kunjunganku di Palembang dan Baturaja, dan cukup menyiksa saat melakukan perjalanan. Kebanyakan makan cuka pempek dan tempoyak menjadi tersangka penyebab mencretku yang mengalir sederas sungai Musi hahaha, sampai-sampai aku berikrar untuk tidak akan pernah mau makan tempoyak lagi (yang kulanggar di kemudian hari saat aku memakan Ambuyat di Brunei yang memakai tempoyak sebagai pelengkapnya).

Memang masih banyak tempat yang belum ku eksplor di Sumatra. Mengunjungi Danau Toba dan Pulau Sabang mengisi daftar teratas tempat yang ingin kusinggahi di kemudian hari.

Kerupuk Ikan ala Palembang
Lenggang, salah satu varian dari pempek
Lampung

Links to Another Islands :
Sumatra Matak Anambas Batam Bangka Belitung Jawa Kepulauan Seribu  Panggang Pramuka Madura Kalimantan Bali Sumbawa Komodo Rinca Kanawa Kambing Flores Timor Sulawesi Bunaken Ternate Halmahera Rau Morotai Tagalaya Meti Ambon Banda Dullah Kei Kecil Fair Kei Besar Nai Ohoiwa Wamar Dobo Babi Trangan Workai Penambulai Jambu Air Papua Mansinam 

Rabu, 11 Desember 2013

11.12.13


Minggu ini aku mendapat pesan via whatsApp. Isinya sih simple bahwa kita adalah angkatan yang beruntung karena berkesempatan melewatkan tanggal-tanggal unik bersliweran di kalender kita.
01/02/03
02/03/04
03/04/05
04/05/06
05/06/07
....
dan hari ini kita berkesempatan menikmati 11/12/13.

Aku sempat mencicipi ulang tahun di tanggal unik juga 8 tahun yang lalu : 05/05/05 alias 5 Mei 2005. Haha itu tanggal ulang tahun terunik ku yang kurayakan secara sederhana dengan duduk minum es kelapa muda di tepi Situ Cikaret di Cibinong sambil ngelamun. Sibuk banget saat itu, karena aku sedang menjalani Koass stase Ilmu Penyakit Syaraf di RSUD Cibinong yang pasien-pasiennya lumayan bikin kelimpungan.

11/12/13 juga mengingatkan aku bahwa tahun ini akan segera berakhir. Kenapa ya kok semakin ke sini rasanya hari-hari semakin cepat lenyap berlalu.

Di tahun ini banyak keputusan dan kejadian penting yang nampaknya akan mengubah masa depanku dengan cukup signifikan.
  • Dimulai dengan keputusan menyisihkan sebagian tabunganku untuk membeli sebuah rumah kecil perdana ku di Cirebon. Ini adalah barang termahal yang pernah aku beli so far hahaha
  • Kemudian tahun ini juga aku mengambil keputusan untuk melanjutkan kuliah dengan mengambil Spesialisasi dan puji Tuhan pas pengumuman bulan Juli aku diterima di Bagian Psikiatri Universitas Indonesia. Jadilah separuh tahun ini sebagian aktivitasku disibukkan dengan hal-hal seputar residensi psikiatri. (Nb. bakalan jadi agak susah jalan-jalan nih untuk 3,5 tahun ke depan...)
  • Dan yang terakhir yang sangat penting bahwa aku mengambil keputusan untuk menikah tahun ini. Menikahnya sih memang tahun depan di bulan Februari, tapi keputusannya diambil tahun ini dan repotnya sudah lebih dari 8 bulan kayaknya.
Kalau untuk urusan travelling, tahun ini cukup berwarna-warni sih terutama di separuh awal tahun ini. Tapi setelah bulan Juli sih sudah STOP gara-gara kewalahan dengan kuliah sambil kerja (lagi mau ngirit juga sih, soalnya gak bisa kerja full dan butuh modal untuk nikah hahaha)

Trip jalan-jalan perdana ku pada tahun ini dimulai pada bulan Februari 2013 dengan mengunjungi Penang, Malaysia. Trip ini sangattt ekonomis dan terwujud berkat tiket murah Airasia dan tarif hotel ekonomis di Tune Hotel Penang (yang aku beli nyaris setahun sebelumnya). Sengaja aku memilih Februari untuk mengunjungi Penang, karena perayaan Imlek dirayakan meriah di pulau ini. Ribuan lentera yang menyala di Kek Lok Si Temple merupakan hal yang sangat berkesan saat aku mengunjungi Penang. Dan kuliner di kota ini memang perlu kuberi jempol karena enak, unik dan murah. Penang aku rekomended lah walau sebagian orang melabel Penang sebagai kota untuk berobat di luar negeri doang.

Lautan lampion di Kek Lok Si Temple salama perayaan Imlek (Penang-Malaysia)
Bulan Maret kembali menjadi bulannya Thailand. Gak tau kenapa aku suka banget dengan Thailand. Sampai beberapa teman mengira aku berdarah Thailand dan sering ke sana untuk pulang kampung hahaha. Chiang Mai dan Chiang Rai adalah sasaranku pada trip ini (plus transit dan jalan-jalan di Bangkok juga sih). Ini adalah trip favoritku tahun ini. Menikmati Thailand dari sisi yang lembut, alami, kultural dan artistik. Chiang Mai adalah kota yang memiliki "nyawa" sama seperti Hanoi di Vietnam atau Bali dan Jogja di Indonesia.
Chiang Rai dan Golden Triangle menjadi pelengkap trip kali ini. Kesampaian juga mengunjungi daerah perbatasan 3 negara yang dulunya terkenal sebagai gudang opium. Bonusnya : aku bisa masuk ke Laos, namun untuk Myanmar aku harus puas hanya memandanginya dari border gate sambil berdoa : "someday... someday..." hiks hiks
 
Wat Chiang Man, Chiang Mai
Wat Rong Khun, Chiang Rai
Golden Triangle, dibentuk dari bergabungnya sungai Ruak ke Sungai Mekhong yang  mempertemukan 3 negara : Thailand, Laos dan Myanmar
With my honey at Mae Sai -Northernmost point of Thailand. Sungai kecil ini menjadi pemisah antara Thailand dan Myanmar. Dan aku cuma bisa melihat bendera Myanmar berkibar di sisi jembatan lainnya tanpa bisa melintasi border T.T someday...somedayyy....
Donsao Island, Laos. Laos menjadi negara ke-9 yang aku kunjungi so far
Masih di bulan Maret aku ikut membantu sebagai tim medis dalam pelayaran pertama Floating Hospital doctorShare. Di pelayaran perdana ini, kami mengadakan baksos, UKS dan penyuluhan kesehatan bagi masyarakat di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Baksos bersama tim doctorSHARE ke Pulau Pramuka dan Pulau Panggang (Kepulauan Seribu)
April aku mengunjungi Belitung masih bersama tim doctorShare dalam rangka pelayanan kesehatan di sana. desa Gantung adalah tempat kami tinggal dan mengadakan pelayanan selama di Belitung. Bagi yang pernah membaca novel Laskar Pelangi mungkin masih ingat bahwa desa Gantung adalah tempat di mana kisah Laskar Pelangi dimulai.. Dan aku benar-benar bertemu Andrea Hirata juga sang penulis novel di sana. Belitung aku rekomend sebagai tempat short escape buat warga Jakarta yang udah pada sumpek dan butuh liburan. Letaknya gak terlalu jauh dan pantai plus kulinernya aduhai banget.

Pantai Tanjung Tinggi, Belitung
Pas banget Andrea Hirata sedang ada di Gantung saat kami mengadakan baksos di desa itu. Bisa foto bareng deh :p
Replika SD Muhamadiyah Gantung, Belitung. SD nya Laskar Pelangi
Mei menjadi bulan istimewa di tahun ini. Mimpiku terwujud untuk mengunjungi Eropa. Dalam rangka kerja sih, jadinya jalan-jalan nya kurang puas tapi untungnya dapet uang bo!  Kapan lagi jalan-jalan ke Eropa sambil dibayar hahaha. 6 hari di Spanyol itu sesuatu banget buat aku (tepatnya 6 hari di Barcelona sih, cuma 1 kota doang yang kukunjungi, Madrid pun gak kusentuh). Barcelona punya banyak hal untuk ditawarkan bagi para wisatawan; kotanya perpaduan old and new -masih banyak bangunan bergaya gothic, berpadu dengan bangunan nyeleneh ala Antonio Gaudi yang menjadi icon ditambah bangunan kontemporer yang unik... keren lah. Panjang ceritanya tapi intinya Barcelona keren. Kunjungan ke Camp Nou markas FC Barcelona bikin tambah keren.

Schiphol Airport / Belanda, menjadi pintu gerbangku menapaki benua biru
Sagrada Familia Church, Salah satu icon Brcelona yang merupakan mahakarya Antonio Gaudi
Camp Nou Barcelona
Trip ke Spanyol menjadi penutup sebelum aku memulai hari-hari ku kembali sebagai mahasiswa. Juni - November aku stay 100 persen di Jakarta duduk manis mendengarkan kuliah di Universitas Indonesia.

Desember ini baru kesampean untuk travelling lagi. Kali ini ke Malang, Jawa Timur dalam rangka lamaran (cieee). Dan seperti kata pepatah : sambil menyelam, minum air; maka aku melengkapinya dengan mengunjungi Bromo bersama mama ku. :)

Padang rumput di Bromo
Ke Bromo bersana mama dan adikku
Related Articles :
12.12.12
My Journey Kaleidoscope on 2011
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...